Dalam sambutannya di acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri ESDM, Luhut menyatakan percaya dengan kompetensi Jonan dalam bidang manajerial. Meski Jonan minim pengalaman di sektor ESDM, ia yakin kemampuan teknis Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar bisa mengimbangi Jonan.
"Di satu sisi, kami tidak ingin proses bisnis di sektor ESDM bisa lebih efisien. Untuk bisa mengatasi itu, nampaknya Pak Jonan lebih paham. Sementara di sisi lain, Pak Arcandra lebih paham di bidang teknis. Saya rasa, kombinasi ini bisa memecahkan beberapa masalah di sektor ESDM," ujar Luhut di Gedung Kementerian ESDM, Senin (17/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya awalnya bangga sama diri sendiri, kenapa bisa melakukan perkembangan selama dua bulan terakhir. Tapi saya pun sadar, itu semua karena teamwork di Kementerian ESDM sangat baik. Dari Sekretaris Jenderal hingga Direktur Jenderal bisa memberikan diskusi yang world class. Saya rasa ini juga perlu dilanjutkan ke Pak Jonan dan Pak Arcandra," lanjutnya.
Sementara itu, Jonan sendiri mengaku memiliki kompetensi yang minim di sektor ESDM. Namun, ia berjanji akan belajar lebih banyak agar bisa mengelola sektor ESDM menjadi lebih efisien.
"Namun, secara pengelolaan sumber daya alam, tentu saja harus sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang berlaku. Memang saya hanya tahu konsep cost recovery, itu pun gara-gara pernah jadi bankir," tuturnya. (gir/ags)