Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Insklusif atau disingkat Laku Pandai yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dijalankan Bank Sampoerna melalui layanan Tabungan Sampoerna – AlfamartKu (Tasaku).
Direktur Utama Bank Sampoerna Ali Rukmijah menuturkan, sampai saat ini masih banyak anggota masyarakat yang belum mengenal, menggunakan atau belum terbiasa mendapatkan layanan perbankan dan layanan keuangan karena bertempat tinggal di lokasi yang jauh dari kantor bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, Tasaku merupakan produk tabungan yang sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum dapat menjangkau layanan keuangan.
“Setoran awalnya ringan dan transaksi bisa dilakukan di seluruh gerai Alfamart dan Alfamidi yang terpasang stiker logo Saku. Selain itu menabung dilayani tanpa biaya administrasi, dan uang tabungan bisa diambilkan dari kembalian belanja,” jelas Ali.
Saat ini, layanan kolaborasi dua perusahaan di industri perbankan dan ritel tersebut sudah tersedia di 200 gerai yang berlokasi di 10 Alfamidi dan 190 Alfamart di Surabaya dan Sidoarjo.
“Target kami, dengan bertambahnya jumlah Alfamart dan Alfamidi, kami dapat menjaring sedikitnya 20 ribu nasabah hingga akhir tahun 2016,” ujar Direktur UKM, Funding, FI dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna, Ong Tek Tjan.
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad sebelumnya mengungkapkan keberhasilan penerapan program Laku Pandai harus berlandaskan pada jalinan baik antara pihak perbankan dengan para agen di seluruh wilayah operasinya. Dengan demikian diharapkan layanan yang disediakan oleh bank semakin efektif dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. (gen)