Saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), misalnya, naik 40 poin (3,62 persen) ditutup menguat ke level Rp1.145, saham PT MNC Investama (BHIT) meningkat 22 poin (15,94 persen) ke Rp160, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik 20 poin (2,55 persen) ke level Rp805.
Emiten MNC Group yang juga mencatatkan kenaikan harga saham, yakni PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sebesar 25 poin (1,28 persen) ke level Rp1.975, serta PT MNC Land Tbk (KPIG) yang menguat 10 point (0,69 persen) ke level Rp1.450 per saham.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, ini kan karena MNC ada bisnis dengan Donald Trump. Jadi, berimbas ke saham-saham emiten di bawah grup MNC," ujar Kiswoyo Adi Joe, Analis Recapital Securities, Rabu (9/11).
"Ini tren kenaikannya bisa sampe tiga bulan, ya satu hingga tiga bulan lah masih terus naik. Walaupun, sebenarnya, hanya KPIG yang kerja sama, tetapi emiten lain kena imbas karena berada di bawah grup MNC. Tapi nanti balik lagi kok ke fundamentalnya mereka," terang Kiswoyo.
Dari sisi kinerja keuangan MNC Land sendiri, laba bersihnya menjadi Rp592 miliar atau naik 178 persen pada kuartal ketiga ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp213 miliar.
Perolehan laba bersih tersebut terutama berasal dari penjualan saham PT Plaza Indonesia Realty Tbk yang mencapai Rp417,43 miliar. Namun, jika diperhatikan, pendapatan perusahaan turun 14,15 persen dari Rp839 miliar menjadi Rp721 miliar. (bir)