Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang menyatakan, perdagangan yang semakin dekat dengan pengumuman The Fed untuk menaikkan suku bunganya atau tidak membuat pelaku pasar mengamankan asetnya sementara. Hal ini mendorong semakin banyaknya dana asing yang keluar (capital outflow) pada perdagangan hari ini.
"Laju IHSG cenderung melemah ya hari Senin, ini karena faktor The Fed. Tren IHSG menjelang pengumuman The Fed memang membuat IHSG tertekan," ungkap Edwin, Jumat (18/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Isu-isu lokal, unjuk rasa yang akan kembali digelar pada 25 November lalu rush money juga akan membuat IHSG tertekan," terang Edwin.
"Banyak yang menarik dananya keluar, menukar rupiah ke dolar AS merespons kebijakan proteksionisme Donald Trump. Makanya, IHSG akan melemah karena rupiah pada Jumat kembali anjlok," paparnya.
Berbeda dengan Edwin, analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi IHSG bergerak dengan rentang support 5.078 dan resisten 5.267. Menurutnya, harga komoditas yang masih berfluktuasi akan mempengaruhi pola gerak IHSG hari ini.
"Support saat ini berada pada level 5.078 terlihat terjaga cukup kuat dengan target resisten berada pada level 5.267," terang William dalam risetnya. (gen)