Seperti diberitakan, kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kasubdit Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Peristiwa ini cuma berselang beberapa hari dari kasus penangkapan aparat Bea Cukai oleh polisi terkait kasus pungli di Semarang.
"Saya, kita semua yang memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah menjaga dan mengelola keuangan negara dengan penuh integritas, kejujuran, profesional, dan dedikasi tinggi, pasti merasakan kekecewaan yang mendalam atas tindakan mereka yang mengkhianati nilai-nilai baik dan prinsip integritas yang kita jaga," ujarnya dalam surat tertanggal 22 November tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Dok. Istimewa)Surat Sri Mulyani kepada jajaran dan pegawai Kementerian Keuangan tertanggal 22 November. |
"Kita akan membersihkan Kemenkeu dari oknum-oknum yang mencoreng nama baik dan reputasi institusi kita," tegas Sri Mulyani.
"Mereka yang tidak lelah mencintai Indonesia dengan terus setia berbuat baik dengan membangun negara kita menjadi negara yang maju, adil, makmur, dan bermartabat," imbuhnya.
Sekadar informasi, sebelumnya, Sri Mulyani menyebut akan segera mengumumkan Tim Reformasi DJP. Tim Reformasi yang melibatkan KPK itu bertugas membuat peta jalan pembenahan DJP dalam lima hal strategis. Yakni, struktur kelembagaan, sumber daya manusia, proses bisnis, basis data dan teknologi informasi, serta perundang-undangan. (bir)
(Dok. Istimewa)