Kepala Riset MNC Securities Edwis Sebayang mengatakan, pencapaian Indeks Dow Jones didorong oleh janji Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat, yang akan memotong pajak, belanja pemerintah atas infrastruktur yang lebih besar, serta memperpendek regulasi bagi industri tertentu.
"Janji Trump menjadi pemanis tersendiri bagi market, menguat sejak 8 November hingga menembus level psikologis 19.000, setelah Indeks Dow Jones menguat 67,18 poin di tengah sepinya perdagangan kemarin," ujar Edwin dalam risetnya, dikutip Rabu (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi nett buy asing turun 38,82 persen dari level tertingginya menjadi Rp24,41 triliun," imbuh Edwin.
Sementara, untuk rupiah, Edwin memprediksi bergerak dalam rentang harga Rp13.355 hingga Rp13.545 per dolar AS.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengungkapkan, IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dengan level support 5.078 dan resisten 5.269.
Menurutnya, laju IHSG masih akan dipengaruhi oleh harga komoditas yang masih berfluktuasi.
"Fluktuasi komoditas masih memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG, potensi kenaikan IHSG masih terlihat cukup kuat. IHSG hari ini berpotensi menguat," pungkasnya. (bir)