Seperti dlansir dari Reuters, kenaikan di saham industri membantu indeks AS, dengan sektor industri S&P 500 berakhir naik 0,8 persen. Sementara indeks Nasdaq tergelincir setelah penurunan saham teknologi kelas berat menjelang liburan Hari Thanksgiving pada Kamis dan pasar tutup lebih awal pada Black Friday.
Indeks Nasdaq sempat menyentuh rekor penutupan dan intraday tertinggi selama dua hari terakhir. Ekspektasi pasar akan mendapatkan keuntungan dari kebijakan presiden terpilih AS, Donald Trump ini telah mendorong saham.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa terus melihat sedikit reaksi yang berlebihan dengan cara baik. Tapi saya pikir minggu depan, saya tidak akan terkejut melihat pasar kembali melemah."
"Kami telah memiliki data penting hari ini, semua mendukung batas minimal yang dibutuhkan untuk kenaikan suku bunga," kata Marvin Loh, Senior Strategis Pasar Global BNY Mellon di Boston.
Adapun harga minyak melemah dalam perdagangan yang fluktuatif karena investor meragukan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan setuju untuk memangkas produksi cukup besar guna mengatasi kelebihan pasokan global.