Dikutip dari Reuters, harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat US$1,02 ke angka US$47,08 per barel. Sementara harga minyak Brent meningkat US$1 ke angka US$48,24 per barel.
Beberapa hari belakangan, harga minyak memang tengah fluktuatif akibat menanti keputusan OPEC. Sebelumnya pada Jumat pekan lalu, harga minyak sempat anjlok 3 persen karena pelaku pasar ragu jika OPEC benar-benar akan memangkas produksinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, pernyataan ini memicu ketidaksepahaman antara OPEC dan negara non-OPEC, Rusia, ihwal siapa yang seharusnya memangkas produksi paling banyak.
Analis memperkirakan harga minyak akan tetap naik-turun hingga hari Rabu mendatang, di mana pertemuan antar anggota OPEC akan dihelat di Wina, Austria. Jika pemangkasan produksi disepakati, analis memprediksi harga minyak bisa langsung melonjak menjadi US$52 per barel begitu persetujuan itu diumumkan.
Meski pemangkasan disetujui, kelebihan persediaan minyak tidak akan berhenti dengan cepat. Pasalnya, pengeboran minyak AS bertambah 158 aktivitas sejak Mei tahun ini. (gir)