Sri Mulyani melantik Peni Hirjanto sebagai Direktur Intelijen dan Penyidikan Pajak dan Harry Gumelar sebagai Direktur Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur.
Menurut Sri Mulyani, peran kedua pejabat baru ini sangat penting. Apalagi pasca tertangkapnya oknum pejabat pajak baru-baru ini dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (Korupsi).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Peni Hirjanto menjabat sebagai Direktur Keberatan dan Banding. Sementara, Harry Gumelar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Kalimantan Timur.
Selain itu, tindakan pelanggaran juga melukai seluruh jajaran Kemenkeu yang sebagian besar diisi oleh aparat yang berintegritas dan ingin melayani dengan baik.
Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap kekecewaan jajaran aparat DJP pasca ditangkapnya salah satu oknum pejabat bisa terobati oleh Peni dan Harry.
Tak hanya itu, Sri Mulyani berharap kedua direktur baru ini juga bisa membangun kembali semangat dari seluruh jajaran DJP.
“Anda berdua saya minta untuk membantu 38 ribu teman-teman di DJP yang sekarang ini merasa sangat terlukai oleh sikap satu oknum atau saya tidak tahu berapa oknum yang akan terkena (OTT). Mereka terluka, mereka kecewa. Saya luka, saya kecewa,” ujarnya. (gir/gen)