"Semua RPP sudah diajukan untuk harmonisasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM)," tutur Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Vincentius Sonny Loho saat ditemui CNNIndonesia.com di Kantor Pusat PT Pertamina Tbk, Rabu (30/11) malam.
Sonny menuturkan sebagian RPP sudah rampung diharmonisasi dan sudah dikembalikan ke Kemenkeu untuk kemudian diajukan ke Sekretariat Negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Sonny berharap keseluruhan proses tersebut bisa segera rampung sebelum akhir tahun.
Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan PMN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 sebesar Rp65,16 triliun. Sebesar Rp42,32 triliun diantaranya akan diberikan kepada 20 perusahaan pelat merah di bawah kantong Kementerian BUMN. Rinciannya, Rp39,81 triliun diberikan secara tunai dan Rp2,57 triliun diberikan secara non tunai.
Kemudian, pertengahan bulan lalu, pemerintah juga telah menerbitkan PP Nomor 51 Tahun 2016 terkait penambahan PMN ke dalam saham perusahaan PT Jasa Marga, Tbk senilai Rp1,25 triliun. (gir/gen)