"Sektor pelabuhan jadi fokus Bank Mandiri, termasuk juga solusi perbankan secara komprehensif, seperti sistem pembayarannya. Tidak hanya kredit," tutur Direktur Perbankan Ritel Bank Mandiri Tardi, dilansir ANTARA, Rabu (7/12).
Tardi merinci, beberapa proyek pelabuhan yang memperoleh kredit dari Bank Mandiri sepanjang tahun ini, antara lain pembangunan Terminal Petikemas Belawan tahap II, dan pembangunan terminal multi tujuan Kuala Tanjung, serta proyek pembangunan Makassar New Port di wilayah kerja Pelindo IV.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menuturkan, Bank Mandiri ingin berpartisipasi lebih besar dalam pembiayaan pelabuhan, termasuk program tol laut pemerintah. Peluang menambah pembiayaan masih terbuka, karena untuk pembangunan 24 pelabuhan utama tol laut saja, kebutuhan investasinya mencapai Rp70,6 triliun.
"Layanan yang memanfaatkan jaringan e-channel Bank Mandiri ini dapat meningkatkan efisiensi dan percepatan dalam berbagai transaksi pelabuhan," imbuhnya.
Volume transaksi di pelabuhan Indonesia pada Januari-Oktober 2016 tercatat sebesar Rp15,7 triliun. Antara lain, dilakukan melalui jaringan e-channel Bank Mandiri dengan menggunakan berbagai layanan transaksional tersebut.