Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan, sejumlah kerja sama yang cukup konkret mengemuka saat pertemuan "collective call" antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan 20 CEO perusahaan terkemuka di India.
"Yang cukup konkret di sektor farmasi, sudah ada beberapa yang akan membangun pabrik bahan baku obat mulai dengan investasi kira-kira US$35 juta di tahap pertama dan US$100 juta di tahap kedua," kata Thomas di New Delhi seperti dikutip dari Antara, Rabu (14/12)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tidak linear hanya dari India investasi ke Indonesia, ada kemungkinan kita investasi ke India juga," katanya.
Dua di antaranya yakni soal masih adanya di beberapa daerah di Indonesia praktik pungutan liar oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan masih adanya regulasi yang menghambat impor bahan baku.
"Presiden Jokowi berpesan agar ada tindak lanjut langsung di lapangan dan menyelesaikan satu per satu kendala yang dihadapi," katanya. (gir/antara)