Dikutip dari laman Pertamina, Lapindo menyanggupi memasok 560 MMSCF per tahun untuk Pertagas Niaga dari lapangan gas Tanggulangin di Sidoarjo yang dikelolanya.
Linda Sunarti, Presiden Direktur Pertagas Niaga memastikan gas tersebut akan disalurkan perusahaannya untuk memasok kebutuhan pelaku industri di Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Linda mengaku perusahaannya harus terus mencari sumber-sumber pasokan gas baru untuk mengantisipasi penurunan produksi gas alamiah yang selama ini diperolehnya dari Pagerungan, Kangean.
Saat ini Pertagas Niaga mensuplai kebutuhan gas bagi industri baja, keramik dan Compressed Natural Gas (CNG). Dengan adanya rencana pengembangan kawasan industri baru di Jawa timur, perusahaan juga menjajaki pasokan gas bagi keperluan Independent Power Producer (IPP) yang akan menghasilkan listrik.
“Beberapa industri dan pemerintah daerah telah menjalin komunikasi dengan kami untuk bisa menyuplai gas. Itu membuat kami optimis gas dari Lapindo akan terserap maksimal oleh konsumen Jawa timur,” tambah Linda.