Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, instansinya telah menghitung jumlah kebutuhan BBM dari 22 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 mendatang. Hasilnya, persediaan BBM masih cukup meski diakuinya ada potensi kenaikan konsumsi di beberapa wilayah.
Ia mencontohkan konsumsi harian BBM Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan meningkat 5 hingga 6 persen dari biasanya. Sementara itu, konsumsi harian BBM Sulawesi Utara dan Maluku diperkirakan meningkat 7 persen dari biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, pertumbuhan konsumsi harian BBM jenis Pertalite diperkirakan akan menjadi yang tertinggi pada hari raya Natal dan Tahun Baru dengan angka 20 persen.
"Namun tiap-tiap daerah berbeda kenaikan konsumsinya. Nanti masalah distribusinya, kami serahkan ke PT Pertamina (Persero)," jelasnya.
Karena berbeda dengan menjelang hari raya Idul Fitri, sebagian besar pengguna kendaraan justru bergerak ke arah lokasi wisata di akhir tahun.
Ia sendiri memperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi 7 persen untuk Pertalite dan Pertamax di kota besar yang sekaligus menjadi tempat pelesiran seperti Bandung dan Surabaya. Namun, ia menganggap Bali akan mengalami pertumbuhan konsumsi tertinggi dengan angka 24 persen.
"Kami estimasi beberapa daerah (konsumsinya) akan naik cukup tinggi karena liburannya, bukan karena hari rayanya," terang mantan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina itu. (gen)