Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Lalu Muhamad Syafriadi menjelaskan, instansinya belum juga menerima laporan distribusi bantuan kapal untuk para nelayan di daerahnya. Padahal, sisa tahun 2016 tinggal menghitung hari saja.
Sebelumnya, KKP telah berjanji akan memberikan bantuan kapal sebanyak 138 unit dan 974 paket alat penangkap ikan sepanjang tahun ini. Bantuan itu diperuntukan bagi nelayan yang memiliki kapal di bawah 10 Gross Tone (GT).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Zulficar Mochtar menuturkan, pembagian kapal tersebut sudah berjalan di tahun ini. Namun, tak semua kapal telah didistribusikan ke penerima bantuan.
Zulficar menyebutkan, sebanyak 931 kapal telah diluncurkan KKP di tahap pertama. Angka itu baru 21,4 persen dari jumlah kapal yang dijanjikan sebanyak 3.450 kapal.
"Masih proses, yang jelas akan segera dibagikan. Memang, belum ada yang diserahkan, tapi prosesnya bertahap. Distribusinya dari galangan kapal lalu kapal itu bisa langsung diterima di tempat," imbuh Zulficar.
Zulficar menambahkan, KKP masih melakukan pengujian teknis kapal baru (sea trial) sebelum membagikan kapal dan alat ganti cantrang yang dijanjikan. "Saat ini, masih pantau progress, kami lihat sea trial dulu. Alat ganti cantrang sebagian sudah dibagikan. Kalau kapal, soal kapan bisa dibagikan, kalau sudah selesai ya akan dibagikan," tegasnya.
Sekadar informasi, KKP telah mengalokasikan dana sebanyak Rp1,9 triliun untuk 3.450 kapal di tahun ini. Uang ini termasuk anggaran bantuan alat tangkap yang paling lambat juga akan dibagikan pada akhir tahun ini.