Analis Danareksa Lucky Bayu Purnomo menyatakan, pasar tengah menanti data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan pada awal tahun ini. Menurutnya, pasar optimistis data ekonomi AS akan menunjukkan hasil yang positif.
"Selanjutnya pasar melihat Dow Jones untuk menguji angka psikologis 20.000 menjadi sebuah jawaban," ucap Lucky Bayu, Kamis (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, analis senior Binaartha Securities Reza Priyambada menyatakan, realisasi uang tebusan program amnesti pajak yang mencapai Rp107 triliun atau sekitar 64,8 persen dari target Rp165 triliun menjadi salah satu indikator yang mendorong laju IHSG.
Adapun, perdagangan IHSG kemarin ditutup menguat 25,21 poin (0,47 persen) ke level 5.301 setelah bergerak di antara 5.249-5.312. Sementara, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah ditutup menguat ke Rp13.440 per dolar AS, atau turun 36 poin (0,27 persen).
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,3 persen menjadi berakhir pada 19.942,16, sementara S&P 500 naik 0,57 persen menjadi 2.270,75. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 0,88 persen menjadi 5.477,01. (gir)