“Yang namanya harga tergantung supply dan demand. Karena musimnya pada 2016 kemarin memang jelek untuk cabai, sehingga banyak yang busuk dan gagal panen sehingga supply-nya kurang. Itu fluktuatif,” ujar Jokowi di Pasar Kajen, Pekalongan, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Senin (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menyiasati harga cabai yang tinggi di sejumlah daerah, Jokowi meminta Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk mengatur distribusi cabai dari daerah lain. Stok yang melimpah di daerah tertentu, akan dikirimkan ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan pasokan.
“Gorontalo stoknya melimpah, dari sana akan kami salurkan ke daerah lain,” kata Enggartiasto, Kamis (5/1) lalu. (gen)