Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, tahun ini OJK menargetkan pertumbuhan hingga 25 persen, meningkat dari pertumbuhan tahun lalu yang sebesar 24 persen.
"Industri reksa dana kita lihat trennya akan meningkat terus walaupun kemarin ada kondisi global tidak menguntungkan, kita lihat reksa dana kemarin Nilai Aktiva Bersih (NAB) nya meningkat terus," ujar Nurhaida di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dilihat dari jumlah partisipannya, maka jumlah investor reksa dana masih terbilang kecil. Tahun lalu jumlah investor reksa dana baru tercatat 340.869 atau hanya sekitar 0,13 persen dari total populasi Indonesia.
Menilik data OJK per November, tercatat jumlah produk reksa dana saat ini sebanyak 1.395 produk. Jumlah tersebut bertambah sekitar 304 produk atau naik 27,86 persen dibandingkan dengan tahun 2015 yang tercatat 1.091 produk.
"Selalu ada produk-produk baru, minat investasi masyarakat kan bervariasi. Kita juga mendorong Manajer Investasi bisa mengeluarkan produk baru dengan tipe-tipe yang baru juga," pungkasnya.