"Pesan yang paling sering diulang-ulang itu 'Ati-ati yo Ni!' dan fokus untuk bisa menjalankan, dalam hal ini, terutama dalam menjalankan fungsi perpajakan," tutur Sri Mulyani usai meresmikan Gedung Mar'ie Muhammad di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kamis (19/1).
Sri Mulyani mengungkapkan, Mar'ie merupakan sosok pembimbing yang kerap diajak bertukar pikiran dan pandangan dan pengalaman. Diskusi itu meliputi hal teknis, institusional, maupun ekonomi-politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman Mar'ie sebagai seorang birokrat menjadi bekal Sri Mulyani waktu menjabat sebagai Menkeu untuk pertama kalinya di era kepemimpinan Soesilo Bambang Yudhoyono.
"Beliau [Mar'ie] masuk ke sungai tapi tidak ikut larut. Sungguh sulit ditemukan karena arus begitu keras dan normanya sudah diterima, untuk tidak usah menjaga integritas adalah hal biasa," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Sri Mulyani mengabadikan nama Mar'ie Muhammad sebagai nama Gedung Utama DJP. Diharapkan, penghargaan tersebut bisa menjadi inspirasi seluruh jajaran Kemenkeu, terutama DJP, untuk menjalankan tugas dengan profesional, jujur dan berintegritas layaknya seorang Mar'ie Muhammad.