"Ini adalah reksa dana berbasis saham yang akan berinvestasi pada efek-efek melalui penawaran umum yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan di Asia," ungkap Presiden Direktur RHB Asset Management Rima Suhaimi, Senin (23/1).
Rima menjelaskan, produk ini telah ditawarkan sejak awal bulan Januari kepada nasabah. Hingga saat ini, total dana kelolaan produk tersebut sebesar Rp40 miliar. Raihan ini membuat RHB Asset Management optimistis untuk mencapai target dana kelolaan untuk produk ini sebesar Rp300 miliar pada akhir 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dana nasabah dari produk baru ini akan ditempatkan pada saham perusahaan yang memiliki kapitalisasi besar dan menengah di Indonesia dan di Asia ex-Jepang. Di mana, manajemen juga akan memperhatian valuasi yang rendah terhadap perhitungan nilai wajar.
Adapun, Rima menargetakan dana kelolaan keseluruhan hingga akhir tahun 2017 sebesar Rp6,7 triliun atau naik dua kali lipat dari total dana kelolaan akhir tahun 2016 sebesar Rp3,3 triliun.
Selain reksa dana RHB TM Indo-Asia Equity Fund, perusahaan juga akan mengeluarkan lima produk lainnya pada tahun ini. Dua diantaranya merupakan reksa dana syariah yang ditargetkan rilis semester I 2017.
"Kemudian equity biasa pada semester II," imbuh Rima. (gir)