Direktur Utama PLN Sofyan Basyir mengatakan, pertumbuhan ini utamanya disebabkan oleh kenaikan pelanggan listrik yang cukup baik. Menurut data perusahaan, pelanggan PLN pada tahun lalu tercatat sebesar 64,28 juta pelanggan atau naik 5,09 persen dibanding tahun sebelumnya 61,16 juta pelanggan.
"Bertambahnya jumlah pelanggan juga mendorong kenaikan rasio elektrifikasi. Dari angka dari 88,3 persen pada akhir Desember 2015 menjadi 91,16 persen pada Desember 2016. Kami bisa mengatakan bahwa capaian tersebut melampaui target sebesar 90,15 persen," jelas Sofyan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, hal itu juga membuat beban operasional bertambah 4,35 persen dari Rp256 triliun di tahun 2015 menjadi Rp256 triliun di tahun lalu. Namun menurutnya, beban usaha ini merupakan upaya maksimal dari perusahaan dalam melakukan efisiensi beban operasional.
"Sehingga, faktor utama penambahan biaya operasional disebabkan karena pertumbuhan pelanggan. Apalagi konsumsi pelanggan di Indonesia Timur bertambah dari 71,8 TWh ke angka 75 TWh. Ini artinya rasio elektrifikasi benar-benar bisa membaik," jelas mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini. (gir)