Namun dari seluruh proses tersebut, bank sentral menempatkan rencana penggabungan sistem platform uang elektronik (e-money) sebagai prioritas dan bisa terlaksana pada Maret mendatang.
Kepala Pusat Bagian Transformasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, penggabungan sistem uang elektronik nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan oleh nasabah sebelum Idul Fitri tahun ini. Untuk tahap awal, penggabungan platform tersebut akan diterapkan di Gardu Tol Otomatis (GTO) yang tersebar di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui saat ini beberapa ruas jalan tol khususnya di pulau Jawa memang telah menerapkan sistem GTO.
Onny mengatakan, saat ini BI tengah berkoordinasi dengan regulator jalan tol untuk menyesuaikan kembali mesin pembaca uang elektronik yang tersedia di beberapa GTO.
Sementara itu Gubernur BI Agus D.W. Martowardojo memastikan payung hukum yang menegaskan integrasi sistem pembayaran akan rampung kuartal I tahun ini dalam bentuk Peraturan Bank Indonesia (PBI).
Ia berharap dengan interkonektivitas dan interoperabilitas sistem pembayaran membuat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia menjadi semakin efisien.
"Kami juga sudah komunikasikan ke industri,semoga di kuartal pertama itu bisa terwujud," ujarnya. (gen)