"Saya sampaikan segera dimulai bersama-sama. Setiap pekerjaan, setiap keputusan pasti ada risikonya. Kalau tidak diputuskan yang tadi, tidak akan selesai sampai kapan pun," ujar Jokowi di Dusun Jangkaran, Kulon Progo, Jumat (27/1).
Salah satu faktor dimulainya pembangunan proyek ini adalah minimnya daya tampung Adisutjipto. Meski hanya berkapasitas 1,6 juta orang per tahun, namun pada kenyataannya bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) dilewati 7,2 juta orang
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahap awal, bandara Yogyakarta akan mampu menampung 14 juta penumpang per tahun. Untuk kemudian dilanjutkan pengembangannya menjadi 20 juta penumpang pada tahap kedua.
"Ini saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat di Kulon Progo yang memberikan dukungan penuh pada proses pembangunan. Tadi janjinya Pak Menteri, kita ingatkan bersama, selesai Maret 2019," tutur mantan Wali Kota Solo. (gen)