Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya mengatakan, mulai 6 Februari nanti saham yang bisa ditransaksikan secara margin tidak hanya saham yang tergabung dalam indeks LQ45. Kini terdapat 180 saham emiten yang bisa ditransaksikan secara margin.
"Margin efektif 6 Februari, Senin depan. Jadi untuk anggota bursa (AB) dengan modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) di atas Rp250 miliar bisa memberikan financing kurang lebih untuk 180 saham," kata dia di Gedung BEI Selasa (1/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di bawah Rp250 miliar mereka hanya memberikan LQ45," ujarnya.
"Jadi kita harapannya ke depan transaksi saham di BEI lebih aktif karena banyaknya saham yang bisa di financing memberikan banyak pilihan investor transaksi jual beli saham," jelas dia.
Yang menarik, salah satu perusahaan grup Bakrie, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dipastikan bisa bertransaksi lewat fasilitas tersebut. Pasalnya kini BUMI telah masuk dalam indeks saham LQ45. Sehingga, perusahaan sekuritas (broker) bisa dengan mudah menjual saham tersebut, apalagi di saat perusahaan sekuritas mengalami jual paksa (force sell).
"Artinya seandainya Anggota Bursa (AB) memberikan financing, dia akan memilih saham aktif ditransaksikan. Kalau terjadi force sell dengan gampang jual seandainya margin call, nasabah tidak bisa top up harus jual sahamnya," ungkapnya.