"Beberapa perusahaan merencanakan untuk melakukan IPO, salah satunya Terragra Asia Energy," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat seperti dilansir dari Antara, Senin (6/2).
Samsul menjelaskan, perusahaan itu bakal menggunakan laporan kinerja tahun buku Oktober 2016 sebagai salah satu syarat dalam proses IPO. Perusahaan tersebut juga telah menunjuk Lautandhana Securindo sebagai penjamin emisi dari aksi korporasi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam IPO ini, kami berharap memperoleh dana sekitar Rp150 miliar-Rp200 miliar dari pelaksanaan IPO nanti," ungkap Christin.
"Tadinya kami hanya perusahaan yang bergerak di bidang jasa teknis dan supplier ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Ke depan, kami akan fokus ke renewable energy," katanya.
Pada tahun ini, lanjut Christin, perusahaan berencana merampungkan sebanyak empat proyek pembangkit listrik mini hydro berkapasitas sebesar 40 megawatt. Keempat proyek tersebut berada di Sumatera Utara.