Kepala Komunikasi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan, sebanyak 472.056 kali transaksi jual beli saham terjadi kemarin, dan melampaui rekor sebelumnya yang terjadi pada 11 November 2016 yang tercatat sebesar 433.674 kali transaksi.
"Pencapaian rekor ini menunjukkan bahwa BEI memiliki likuiditas yang terbaik di tahun ini dibandingkan dengan bursa-bursa lain di kawasan Asia Tenggara. Dengan pencapaian ini, maka BEI berharap dan terus berupaya untuk menjadi Bursa terbesar di Asia Tenggara pada 2020 mendatang," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (9/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah tersebut tercatat lebih tinggi 22,94 persen dibandingkan rata-rata frekuensi transaksi perdagangan harian saham di 2016 sebesar 264.127 kali transaksi.
Kapitalisasi pasar BEI di perdagangan kemarin telah mencapai Rp5.822,65 triliun atau meningkat 1,20 persen dibandingkan posisi di akhir 2016 sebesar Rp5.753,61 triliun.
"Dengan semakin prospektif serta semakin likuidnya perdagangan pasar modal Indonesia, diharapkan nilai kapitalisasi pasar BEI dapat terus meningkat dan mencetak rekor baru lainnya," jelas Aji. (gir)