Tawaran mahar tersebut diberikan Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam kepada Deputy on Engineering and Development National Iranian Oil Company (NIOC) Gholamreza Manoucherhri.
Syamsu mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh kedua perusahaan pada 8 Agustus 2016. Berdasarkan MoU tersebut Pertamina diberi kesempatan mengajukan usulan pengembangan atas Ab-Teymour dan Mansouri pada akhir Februari 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran juga memiliki cadangan gas terbukti terbesar di dunia sebesar 1,200 TCF setara 18,2 persen dari total cadangan dunia.
Setelah dicabutnya sanksi Iran, negara tersebut berencana meningkatkan produksi minyaknya yang saat ini sebesar 3,4 juta bph menjadi 4,7 juta bph dalam kurun lima tahun kedepan. Untuk itu, Iran mengundang perusahaan migas internasional untuk berinvestasi di negaranya dalam beberapa tahun kedepan baik melalui proses bilateral maupun tender. (gen)