Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menjelaskan, beberapa klub sepak bola di Indonesia tercatat sudah berbentuk perusahaan terbatas. Misalnya saja, klub sepak bola asal Bandung, Jawa Barat yakni, PT Persib Bandung Bermartabat.
"Nah, mereka itu kan ingin juga meraih dana publik. Ini kan suatu kesempatan bagi mereka untuk menambah modal kerjanya," ungkap Samsul, Selasa (7/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, Samsul mengaku sudah ada beberapa klub sepak bola yang menyatakan keinginannya untuk melantai di bursa. Hal itu membuat BEI mengusahakan agar aturan terkait pencatatan tersebut segera terealisasi.
Asal tahu saja, di luar negeri sendiri sudah ada beberapa klub sepak bola yang juga menjadi perusahaan publik. Misalnya saja, Manchester United Ltd. (MANU), Juventus Football Club SpA (JUVE), AS Roma SpA (ASR), dan Societa Sportiva Lazio SpA (SSL).
"Nah, itu nanti kan seperti misalnya Manchester United kalau di luar negeri," imbuh dia.
"Jadi pemain di sana itu aset, gaji naik masuk ke aset, dijual lagi. Kalau hanya gaji saja, akuntasinya susah," ucap Tito.
Sayangnya, baik Tito maupun Samsul enggan menyebut detail klub sepak bola mana saja yang sudah mengemukakan minat untuk IPO. Namun yang pasti, ada dua klub sepak bola dari Pulau Jawa yang berminat. (gir/gen)