"KTT ini yang menandai dua dekade IORA terselenggara pada saat yang kritis bagi ekonomi dunia dan bahkan umat manusia," kata Jokowi di JCC, Selasa (7/3).
Kondisi itu, menurut Jokowi, dapat dirasakan dari revolusi global yang terjadi kini. Mulai dari revolusi teknologi yang kian cepat dan berpenetrasi tanpa belas kasihan. Menurutnya, perubahan akibat revolusi teknologi semakin terlihat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di saat kedua revolusi ini menyatu, itu seperti dua cairan yang eksplosif, yang mengalir bertabrakan," ucapnya.
Perubahan, imbuh Jokowi, juga terjadi dalam komunikasi menghadapi tantangan. Salah satunya penggunaan media sosial secara masif.
"Kalau di zaman kuno kita pernah bicara mengenai peluncuran 1.000 kapal. Maka sekarang kita bicara tweet yang meluncurkan ribuan likes," katanya.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kedatangan bapak ibu di Jakarta minggu ini. Sudah pasti kita semua mengalami tekanan ekonomi dan politik domestik sehingga seringkali sulit menghadiri KTT seperti ini," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini. (gir/gen)