Dikutip dari Reuters, persediaan minyak mentah AS mencapai 533 juta barel pada pekan lalu setelah terdapat peningkatan tak terduga sebesar 5 juta barel menurut data Energy Information Administration (EIA).
Di samping itu, ekspor minyak Arab Saudi ke AS yang diperkirakan turun 300 ribu barel per hari mulai Februari silam. Malah berbalik naik 200 ribu barel per hari ke angka 1,28 juta barel per hari pada pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, produksi minyak non-konvensional AS kembali bergeliat setelah harga minyak bangkit dari US$30 per barel. Seiring meningkatnya pengeboran AS, maka kegiatan tersebut bisa menekan kembali harga minyak.
Untuk itu, menteri-menteri perminyakan dari negara anggota OPEC dan non-OPEC rencananya akan bertemu di Kuwait hari Minggu (26/3) mendatang untuk mempertegas komitmen pembatasan produksi.