Adapun jumlah tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp70 per saham yang telah dibayarkan oleh Perseroan pada tanggal 22 Desember 2016.
Tahun lalu, perseroan dan para entitas anak mencatat kinerja keuangan yang solid pada tahun 2016 dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 14,4 persen mencapai Rp20,6 triliun dibandingkan Rp18 triliun pada tahun 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Modal kami cukup untuk ekspansi, sekarang masih 21,9 persen, minimum untuk sistemik bank itu di 18 persen cukup lah," ujar Jahja usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kempinski, Kamis (6/4).
RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilaksanakan sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2016.