"Tidak ada [nota], mereka kan punya waktu 90 hari untuk melakukan kajian masing-masing produk," kata Retno saat ditemui di Hotel Shangri La, Kamis (6/4).
Retno menjelaskan, dalam dunia ekonomi yang penting adalah hubungan yang dijalin antar negara harus saling menguntungkan. Apalagi ada aturan internasional di bidang perdagangan melalui Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunakan analogi itu, Retno ingin agar Amerika Serikat melihat segala sesuatu secara lebih komprehensif karena yang dibahas adalah soal perdagangan bilateral.
Jusuf Kalla kecewa saat Indonesia dianggap melakukan kecurangan. Ia menilai, bisa saja hal itu sebenarnya merupakan dampak dari mahalnya barang-barang yang berasal dari Amerika Serikat.
Orang nomor dua di Indonesia tersebut menilai, sebelum menuduh negara lain curang, ada baiknya Amerika Serikat introspeksi diri kenapa barang-barang yang mereka jual mahal dan berimbas pada keengganan negara lain untuk mengimpornya.
"Curang kenapa? Kami tak pernah memaksa untuk membeli barang dari Indonesia tapi karena barang di sini murah makanya dibeli. Jadi Amerika harus introspeksi diri kenapa barangnya mahal," ujarnya.
Nama Indonesia masuk dalam 16 negara yang disebut Trump 'curang', hingga menyebabkan defisit besar bagi AS. Negeri Paman Sam mengalami defisit sebesar US$13 miliar dengan Indonesia pada tahun lalu.
Selain Indonesia, masih ada China, Kanada, Prancis, Jerman, India, Irlandia, Italia, Jepang, Malaysia, Meksiko, Korea Selatan, Swiss, Taiwan, Thailand dan Vietnam yang tercatat membuat AS mengalami defisit perdagangan.