Dikutip dari kantor berita Antara, Sugianto menyebut Pemerintah Provinsi Kalteng bahkan telah menyiapkan lahan seluas 500 ribu hektare (ha) untuk memfasilitasi wacana tersebut.
"Kita sedang mengidentifikas lokasi, mengkaji status lahan dan letak kawasan di tiga kabupaten/kota yang ada di Kalteng. Pada dasarnya kepala daerah di tiga wilayah itu telah bersedia untuk menyiapkannya," kata Sugianto akhir tahun lalu, dikutip Senin (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persiapan yang dilakukan untuk menjadikan Palangkaraya sebagai ibukota menurut Sugianto bukanlah hasrat Pemerintah Provinsi (Pemprov) semata. Pasalnya, ia mengaku mendengar langsung penegasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana wacana tersebut.
Selain mempersiapkan lahan, Pemprov Kalteng juga berupaya mengoptimalkan pemeliharaan jalan. Langkah yang akan dilakukan adalah membuka akses jalan ke berbagai daerah, dan peningkatan tonase jalan dari 8 ton menjadi 12 ton.
"Kita juga tetap akan menganggarkan kegiatan pemeliharaan rutin jalan pada APBD 2017. Harapannya DPRD Kalteng dan semua pihak mendukung rencana yang telah disusun Pemprov," demikian Sugianto.