Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) Endang Astharanti selaku perusahaan aset manajemen penjual produk menyebut, jumlah itu di luar ekspektasi karena produk ini baru dikeluarkan pada 24 Maret lalu. Artinya, produk itu baru dipasarkan dua minggu.
"Jumlah nasabah sudah cukup banyak, tapi sebenarnya ini tidak masuk langsung ke Mandiri Manajemen Investasi, tapi ke Bareksa," ujar Endang, Selasa (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena memang segmennya sangat-sangat ritel, dibukanya saja hanya Rp10 ribu," imbuh dia.
Menurutnya, rata-rata imbal hasil (return) yang didapat dari reksa dana pasar uang sebesar enam persen per tahun. Dengan kata lain, reksa dana produk ini juga memiliki potensi yang sama.
"Optimisme datang dari deposito syariah saja memberikan imbal hasil yang sedikit lebih tinggi dibandingkan konvensional, jadi otomatis dari situ kami masih optimis," jelasnya.
"Kalau dibandingkan dengan industri sendiri yang hanya 4,5 persen, porsi ini terlihat cukup besar," ujar Ady.
Sekadar informasi, untuk bisa berinvestasi dalam produk Reksadana Syariah Mandiri BukaReksa Pasar Uang masyarakat perlu memiliki akun Bukalapak dan memiliki saldo di BukaDompet dengan minimal Rp10 ribu.