PT Astra International Tbk (ASII) menegaskan penjualan saham 1 persen dalam PT Toyota Astra Motor (TAM) kepada Toyota Motor Corporation (TMC) tidak akan berpengaruh terhadap kontrol perusahaan yang selama ini berjalan kepada TAM.
Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto menyatakan, kini kepemilikan Astra International dan TMC dalam perusahaan TAM sendiri sama-sama 50 persen. Artinya, kendali perusahaan kini digenggam penuh oleh keduanya dan tidak ada yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, tidak ada yang berubah dari penjualan satu persen tersebut. Pasalnya, selama ini antara Astra International dan TMC sama-sama mengelola secara bersama-sama dan tidak ada keputusan yang diambil secara sepihak oleh Astra International.
Adapun, laba bersih dari lini bisnis otomotif yang disumbangkan untuk Grup Astra meningkat 45 persen menjadi Rp2,3 triliun per kuartal I 2017. Penjualan dari beberapa model baru pada tahun lalu diklaim berlanjut hingga kuartal pertama ini.
Secara keseluruhan, Astra International membukukan laba bersih pada kuartal pertama ini sebesar Rp5,08 triliun, atau naik 63 persen dari sebelumnya Rp3,11 triliun. Sementara, pendapatan bersih perusahaan meningkat 16 persen dari Rp41,88 triliun menjadi Rp48,78 triliun.
"Sebagian besar bisnis Grup Astra memiliki kinerja yang baik. Ke depan, Grup Astra berharap mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan," terang dia.