Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri ground breaking pembangunan rusunami masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Serpong, Tangerang Selatan.
Rusunami dengan tipe 30 di sana akan dijual Rp293 juta per unit dan buruh diharuskan membayar DP 1 persen atau setara Rp2,9 juta. Sementara cicilan per bulan hanya sekitar Rp1,2 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para buruh dengan lantang menjawab mampu. Hal itu disambut baik Jokowi. Sehingga, ia turut mengamini keyakinan Komisaris Utama PT PP Andi Gani, 6 ribu unit khusus buruh di Urban Town Loftvilles, Serpong akan laku keras.
"Sangat bagus sekali. Kalau seperti contoh yang tadi, saya juga mau," tuturnya.
Ia berjanji, apabila buruh dan pekerja 'menghabiskan' rusunami yang disediakan, pemerintah akan semakin giat menyediakan tempat tinggal bagi mereka. Seperti yang akan dilakukan pekan depan.
Jokowi dijadwalkan menghadiri ground breaking dua ribu unit landed house di Depok. Rumah di sana juga dibuat untuk buruh. Dengan harga Rp112 juta, pekerja dapat memiliki rumah sendiri bertipe 21.
"Ini sangat penting. Perumahan adalah salah satu kebutuhan pekerja dan masyarakat. Perumahan yang terjangkau dan layak huni," ucap mantan Wali Kota Solo ini.
Program ini bagian dari program sejuta rumah Jokowi bagi MBR. Pembangunan serupa telah dilakukan di kantong-kantong buruh seperti Ungaran, Jawa Tengah dan beberapa kota lain. Kehadiran Rusunami sangat membantu buruh mendapatkan perumahan layak huni yang sangat terjangkau.