Lippo Siapkan Rumah Khusus Bagi Generasi Milenial di Meikarta

Yuliyanna Fauzi , CNN Indonesia | Jumat, 05/05/2017 12:55 WIB
Lippo Siapkan Rumah Khusus Bagi Generasi Milenial di Meikarta Bos Grup Lippo James Riady meyakini kota Meikarta akan mampu memecahkan masalah perumahan bagi generasi milenial yang banyak bekerja di pusat kota. (CNN Indonesia/Yuli Yanna Fauzie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perumahan masih menjadi salah satu kebutuhan yang sulit dipenuhi oleh kebanyakan masyarakat, khususnya bagi generasi milenial yang hidup di pusat kota, seperti Jakarta. Bahkan, berdasarkan data Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum (PUPR), angka kebutuhan rumah (backlog) Indonesia masih mencapai 11,4 juta unit pada tahun ini.

Terkait hal ini, CEO Grup Lippo James Riady menilai, generasi milenial tak perlu ambil pusing lantaran Lippo akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan membangun kota baru bernama Meikarta di kawasan Cikarang dengan luas mencapai 2.200 hektare. 

Menurut James, Lippo akan membangun sekitar 400 ribu unit rumah di Meikarta yang ditargetkan rampung dalam lima sampai tujuh tahun ke depan. Dari total target tersebut, sebanyak 250 juta rumah ditargetkan akan selesai dibangun pada tahap satu, yakni dalam kurun waktu tiga sampai lima tahun.

Hanya saja, James belum ingin membagi berapa besaran harga rumah yang ditawarkannya itu. Namun, ia memastikan, harganya 'masuk' di kantong para generasi milenial, bahkan untuk para pekerja yang bergaji sesuai dengan batas Upah Minimum Regional (UMR) juga masih sesuai.

"Jadi, untuk yang gaji UMR, kalau dia dua sampai tiga orang bisa bergabung. Kalau tiga orang beli satu rumah, masing-masing cicilannya Rp600 ribu per bulan bisa," kata James, kemarin.

Selain memberikan harga 'spesial', James mengaku juga akan memberikan berbagai kemudahan lainnya bagi generasi milenial dan pekerja bergaji UMR, yakni fasilitas uang muka (down payment/DP) 10 persen dan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) selama 20 sampai 25 tahun serta bunga senilai 8,25 persen.

Kemudian, khusus untuk penawaran sebelum masa penjualan (pre-sell), Lippo juga memberikan diskon harga rumah dan harga tanah. Adapun penawaran pre-sell tersebut akan diberikan Lippo bersamaan dengan jadwal launching Meikarta pada Sabtu pekan depan (13/5) di Maxx Box, Orange Country, Lippo Cikarang.

Untuk diskon, James memberi contoh, misalnya harga tanah di kawasan Bekasi-Cikarang seharga Rp18 juta sampai Rp20 juta per meter persegi. Lippo, sambungnya, hanya menarik harga sekitar Rp12,5 juta per meter persegi.

"Nanti kami akan launching pada Sabtu besok (13/5), nanti bisa lihat sendiri harga yang ditawarkan, berbeda tidak," kata James.

Dengan tawaran itu, James meyakini bahwa perumahan yang dibangun di Meikarta akan mampu memecahkan masalah perumahan bagi generasi milenial yang banyak bekerja di Jakarta. Sedangkan, jarak Jakarta-Cikarang, disebutnya bukanlah sebuah faktor yang membuat minat generasi milenial membeli rumah di Meikarta jadi menurun.

"Sekitar 20 tahun yang lalu kami buka di Karawaci, itu 25 kilometer dari Jakarta, belum ada tol. Tapi kami pindahkan dulu, nyatanya penjualannya tinggi dan kami sudah stok lahan di sana," jelas James.

Selain itu, Meikarta yang didesain terhubung dengan sejumlah infrastruktur pemerintah, disebut James, akan mendapat nilai tambah dari sisi akses. Di mana, Meikarta akan terhubung dengan ruas jalan tol Cikampek-Jakarta Elevated Highway, kereta cepat Jakarta-Bandung, Pelabuhan Patimban, Bandar Udara Internasional Kertajati, dan kereta api jenis monorail yang terhubung dari tujuh kota di sekitar Meikarta.

Lalu, tak hanya menawarkan perumahan, Meikarta akan dibangun Lippo sebagai pusat perekonomian baru dan terpenting di Indonesia. Kota baru senilai Rp278 triliun itu akan terhubung dengan kawasan industri di Bekasi-Cikarang yang telah ada saat ini, sehingga Meikarta akan terhubung dengan Lippo Cikarang, Jababeka, MM2100, Delta Mas, dan lainnya.