"Bagaimana investor tertarik jika yang dilihat adalah berita yang mengancam keamanan? Tinggal laporkan saja kepada yang berwenang nanti akan diatasi, jangan membuat suasana jadi tidak kondusif," kata Luhut seperti dilansir dari Antara, Selasa (23/5).
Luhut menjelaskan isu mengenai komunisme menjadi isu sentral yang tidak jelas ujungnya. Bahkan, ia mengaku Presiden telah mengumpulkan kepala staf angkatan, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN dan Menkopolhukam untuk memberikan instruksi agar tidak ada ideologi komunisme masuk di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, mengenai pekerja ilegal, ia menyebut Presiden memerintahkan semua elemen teritorial supaya memantau memastikan bahwa hal itu tidak ada. Jika pun ada beberapa ribu pekerja ilegal, menurutnya masih bisa dipahami.
Luhut berharap semua pihak bisa menjaga kondisi stabilitas nasional demi iklim investasi di Indonesia, agar bisa memajukan pertumbuhan ekonomi secara global.
"Bagi para pengamat, pemerhati, akademisi dan lainnya, janganlah berkomentar yang tidak-tidak, kita kedepankan kepentingan nasional, semua bisa diatasi bersama-sama demi menjaga perekonomian Indonesia," tambahnya.