Direktur Utama Integra Indocabinet Halim Rusli menyatakan, perusahaan akan melepas 2,69 miliar lembar saham ke publik atau setara dengan 35 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Sementara itu, harga yang ditawarkan perusahaan berkisar Rp210-Rp315 per saham. Nantinya, perusahaan akan menggunakan sebagian besar raupan dana IPO atau sebesar 56 persen akan digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sisanya digunakan untuk modal kerja. Semua tergantung proses book building. Proporsi penggunaan dana ini dapat dilakukan penyesuaian dengan prioritas pada penggunaan belanja modal," papar Halim, Rabu (24/5).
Perusahaan menargetkan dapat penyertaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 16 Juni 2017, sedangkan masa penawaran umm akan dilakukan pada 19-20 Juni 2017. Sehingga, pencatatan ditargetkan dapat dilangsungkan pada 23 Juni 2017.
Sementara, perusahaan tidak hanya melakukan roadshow di Indonesia. Perusahaan juga berharap ada investor asing yang masuk ke perusahaan. Beberapa negara yang dituju oleh perusahaan, yakni Singapore, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.
Seiring berjalannya waktu, perusahaan mengembangkan usahanya untuk memproduksi mebel sederhana. Saat ini, perusahaan menguasai market share 5,2 persen dari total produksi mebel di Indonesia.