Sebagai catatan, per akhir kuartal I 2017 lalu, nilai transaksi kartu kredit BCA mencapai Rp10,52 triliun atau sekitar 9,5 persen dari total kredit konsumsi.
"Kan banyak buka puasa di restoran, pasti beli baju baru, belanja di supermarket, pergi liburan, menginap di hotel dan lain-lain," ujar Jahja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain program promosi reguler, BCA juga memberikan program promosi Ramadan dengan memberikan diskon khusus untuk transaksi makanan dan minuman (F&B), pakaian, hotel, hingga barang elektronik (gadget).
"Kurang dari seminggu Lebaran kita lihat pola transaksinya," ujar Jahja.
PT Bank Mega Tbk juga tak ingin melewatkan peluang di bulan suci umat muslim ini dengan menawarkan promosi diskon khusus selama Ramadan di sejumlah merchant, terutama merchant yang terkait dengan F&B, pakaian, dan perjalanan (travel).
Direktur Kartu Kredit dan Personal Loan Bank Mega Dodit Wiweko Probojakti mengatakan sepanjang Juni transaksi kartu kredit Bank Mega diperkirakan naik di kisaran 8 hingga 10 persen dibandingkan bulan lalu.
"Di Mega, nilai transaksi kartu kredit Mei Rp2,5 triliun, naik Rp200 miliar dibandingkan April. Juni diperkirakan akan ada kenaikan lagi antara 8 hingga 10 persen," kata Dodit.
Sementara, Presiden Direktur dan CEO PT Bank OCBC NISP Tbk Parwati Surjaudaja memperkirakan transaksi kartu kredit pada Ramadan tahun ini bakal lebih mengkilap dibandingkan tahun lalu.
Parwati mengungkapkan dalam beberapa tahun terakhir kenaikan transaksi kartu kredit OCBC NISP selama periode Ramadan dan Lebaran ada di kisaran 8 hingga 10 persen dibandingkan bulan biasa.
"Tahun ini, seiring dengan adanya penurunan bunga, rasanya kenaikan transaksi 10 hingga 15 persen akan mungkin terealisasi," ungkapnya.