Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, penurunan ini disebabkan karena banyaknya pemudik yang menggunakan jalur darat. Menurut Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat diprediksi 18,24 juta orang di tahun ini atau mengambil 62,91 persen dari total 28,9 juta orang yang mudik meninggalkan Jakarta untuk sementara.
"Ada yang menarik yakni penggunaan avtur yang meningkat dari hari biasa itu 2,3 persen, kalau tahun lalu itu naik hampir 8 persen. Hal ini mungkin disebabkan banyak pemudik yang menggunakan jalur darat," ujar Jonan dikutip dari laman Kementerian ESDM, Minggu (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pemerintah juga mencatat adanya penurunan konsumsi BBM jenis Solar selama masa lebaran karena adanya penghentian operasi industri serta tidak dipebolehkannya truk untuk beroperasi selama masa lebaran.
"Kemudian disusul oleh Provinsi Jawa Barat dan Sumatera bagian Selatan dengan persentase kenaikan sebesar 17 persen," papar mantan Menteri Perhubungan tersebut.
Menurut data Kementerian ESDM per 1 Juli 2017, saat ini persediaan BBM jenis Premium tercatat 714,52 ribu kilo liter (kl) yang bisa memenuhi permintaan nasional hingga 21,07 hari. Selain itu, persediaan Pertalite dan Pertamax masing-masing tercatat di angka 971,94 ribu kl dan 441,45 ribu kl. Di sisi lain, persediaan avtur domestik masih tercatat 427,51 ribu kl yang bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri selama 27,6 hari.