Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Choliq menyatakan, perusahaan menawarkan saham seluruh ruas tol yang dimiliki dan tidak ada ruas tol khusus yang diprioritaskan.
"Semua prioritas bagi Waskita Karya, semua ruas. Minoritas maupun mayoritas," kata Choliq, Kamis (6/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh dana tersebut nantinya akan digunakan perusahaan untuk menjalankan proyek jalan tol lainnya. Saat ini, perusahaan tengah mengerjakan ruas tol sepanjang 1.280 kilometer (km).
Sebagai informasi, beberapa ruas tol yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Waskita Karya, seperti Pemalang-Batang, Pejagan-Pemalang, Kanci-Pejagan, dan Pasuruan-Probolinggo.
Sebelumnya, perusahaan telah menjual 29 persen sahamnya di entitas usaha, PT Waskita Toll Road kepada PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Taspen (Persero). Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan mendapatkan dana sebesar Rp3,5 triliun.
Lebih lanjut ia menjelaskan, rencana penjualan saham di beberapa ruas tolnya selaras dengan visi dan misi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk jadi pengembang jalan tol, bukan sebagai operator.