Produsen roti dengan merek dagang Sari Roti ini tengah mencari pendanaan untuk kebutuhan membangun beberapa pabrik baru di Pulau Jawa, luar Pulau Jawa, dan Filipina.
"Seluruh dana untuk bangun 4-5 pabrik. Selain itu, juga akan digunakan untuk bangun pabrik khusus produksi roti beku, pastries, dan kue," papar Public Relation Perusahaan, Stephen Orlando, Jumat (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Detil akan menyusul di prospektus," imbuhnya.
Selanjutnya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menerbitkan rights issue dan Obligasi Wajib Konversi (OWK).
Secara keseluruhan, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, penyerapan rights issue yang dikeluarkan akan bergantung dari kondisi fundamental perusahaan itu sendiri. Pasalnya, rights issue akan hanya ditawarkan kepada pemegang saham eksisting.
"Terserah pemegang saham, kalau emiten masih ada prospek bagus ke depan, maka mereka mau mengeksekusi rights issue," kata Reza kepada CNNIndonesia.com.
"Dari data Euromonitor, pertumbuhan pasar industri roti Indonesia 13,3 persen rata-rata gabungan selama 2010-2015 dengan konsumsi 2,3 kilogram (kg) per kapita," jelasnya.
Menurutnya, konsumsi itu masih dibawah rata-rata konsumsi roti di negara Asean lainnya, seperti Thailand sebesar 2,4 kg, Malaysia 7,6 kg, dan Singapura 9,7 kg.
"Ini peluang untuk meningkatkan pangsa pasar dan produksi sehingga pertumbuhannya lebih meningkat," ujar Reza.