"Kenaikan peringkat dari S&P membuat kami sangat optimistis terhadap melesatnya penanaman modal asing secara langsung yang pada gilirannya juga akan bermanfaat bagi pasar properti pada beberapa tahun mendatang," kata Senior Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto, mengutip ANTARA, Minggu (16/7).
Kendati demikian, saat ini sejumlah bidang properti, seperti apartemen, mengalami perlambatan penjualan. Salah satu faktor, ia menilai, karena awal semester kedua ini, masyarakat fokus mengalokasikan pengeluaran mereka untuk keperluan lebaran dan tahun ajaran baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengusulkan agar revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebaiknya dihentikan lantaran dianggap berpotensi mengganggu iklim investasi dan dunia usaha.
Menurut Irfan, sejumlah materi revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan bakal menjadi semacam disinsentif bagi dunia usaha, seperti pada pasal 109 di mana hampir semua kesalahan dapat dikenai sanksi pidana, seperti tak punya NPWP/PKP atau melaporkan SPT dengan tidak benar/lengkap.
Ia berpendapat bahwa kesalahan yang bersifat ringan atau kealpaan atau tergolong dalam tindak pidana ringan, sebaiknya tidak dipidana penjara namun dapat dengan sanksi administratif saja.
"Semakin banyak arus modal itu antarnegara berkembang," kata Thomas Lembang di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu (31/5).
Kepala BKPM juga mengingatkan, arahan Presiden Joko Widodo adalah terus mencari prospek investasi baru dari berbagai negara investasi nontradisional, seperti Rusia, negara-negara di kawasan Timur Tengah dan juga di benua Afrika.