Sinergi kedua perusahaan dan bank pelat merah ini menargetkan pendapatan sebesar Rp180 miliar dengan 2 juta pengunjung website dan 40 ribu pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia dari acara pameran Garuda Online Travel Fair (GOTF) 2017.
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury mengatakan, pelaksanaan "GOTF 2017" fase ll tersebut merupakan upaya Garuda Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kemudahan untuk memperoleh tiket murah melalui transaksi secara online.
"Hal ini juga sejalan dengan rencana pengembangan bisnis kami ke depan di mana Garuda Indonesia akan mengembangkan pangsa pasar melalui penjualan secara online pada website dan mobile app Garuda Indonesia," ujar Pahala, Rabu (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Transaksi nontunai yang terus dikembangkan Himbara mendorong sektor pariwisata untuk berkembang lebih cepat," ujar Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk itu.
"Transaksi kartu kredit perseroan antara lain didominasi lima sektor antara lain perdagangan, telekomunikasi, makanan dan restoran, fesyen dan travel serta maskapai penerbangan dan hotel," katanya.
Dalam menarik nasabah untuk tertarik menggunakan digital banking, perbankan pun banyak menyediakan program bonus sehingga bisa dinikmati oleh para nasabah. Dalam pagelaran GOTF tahun ini misalnya, para nasabah pemegang kartu debit maupun kredit bisa menikmati diskon tambahan hingga Rp3,5 juta dan cicilan dengan bunga 0 persen hingga enam bulan saat bertransaksi di online channel Garuda.
SVP Credit Card Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Vira Widiyasari mengatakan, pariwisata merupakan produk yang paling banyak memanfaatkan kartu kredit sebagai alat transaksi. Setiap tahun, bank berlogo pita emas itu membukukan pertumbuhan volume kartu kredit hingga 20 persen setiap tahunnya.
"Karena biasanya orang lebih memilih kartu kredit karena bisa dicicil juga, orang Indonesia kan sangat suka mencicil makanya kita sediakan juga produk cicilan dengan bunga 0 persen per bulan untuk semua destinasi," ujar Vira.
Sebelumnya, pada pelaksanaan GOTF 2017 fase I lalu Garuda Indonesia berhasil mendulang nilai transaksi penjualan sebesar Rp162 miliar dengan total pengunjung website sebanyak 1,725 juta pengunjung dan 31.750 pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia.
Sementara pada pelaksanaan GOTF 2016 lalu, Garuda Indonesia berhasil meraih nilai transaksi penjualan sebesar Rp106 miliar dengan total pengunjung website sebanyak 675 ribu pengunjung dan 23 ribu pengunduh baru mobile app Garuda Indonesia. (gir)