Sementara itu, progres pembangunan jalur lainnya seperti Cawang-Dukuh Atas dan Cawang-Bekasi Timur masih rendah, sekitar 3 persen hingga 7 persen. Namun begitu, ia tetap mengapresiasi kemajuan pembangunan proyek LRT yang masuk dalam bagian LRT Jabodebek.
"Tadi saya dan Pak Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan) sudah melihat satu karya dari anak bangsa, jadi Kementerian Perhubungan dengan LRT nya ini maju, progress nya sangat bagus," papar Luhut, Jumat (4/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada, Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menuturkan, pembebasan lahan untuk jalur LRT, termasuk sebagian besar lahan swasta saat ini sudah diselesaikan. Namun, proses pembebasan lahan di Bekasi Timur yang akan dipergunakan sebagai depo masih terus berjalan.
Seperti diketahui, total lahan yang dibutuhkan di Bekasi Timur seluas 10 hektare (ha). Namun, Adhi Karya memiliki lahan tersebut sebesar 5 ha, sehingga masih butuh 5 ha yang dibebaskan.
Direktur Adhi Karya Pundjung Setya Brata menambahkan, secara akumulasi progress pembangunan LRT sendiri sudah mencapai 17 persen. Bila dirinci, progres pembangunan Cibubur-Cawang 37 persen, Bekasi Timur-Cawang 17 persen dan Cawang-Dukuh Atas 3 persen.
"Tahun ini akan mulai masuk track box sama railway system. Tahun depan tersibuk bagi kami karena selain struktur, item track box, railway system isinya power supply, telecommunication system, dan signal system," jelas Pundjung.
"Kami tidak ada pilihan, saya mohon maaf kepada publik. Tadi Pak Budi Harto (Direktur Utama Adhi Karya) laporkan semua sudah berjalan bagus, saya harap sesuai jadwal," pungkas Luhut.