"PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 15 KA tambahan. Kereta-kereta tambahan tersebut terdiri dari 12 KA yang berangkat dari Stasiun Gambir dan tiga KA yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen," kata Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Suprapto, Senin (28/8).
Sebanyak 15 KA tambahan tersebut dioperasikan dengan kota tujuan, antara lain Solo (dua KA), Yogyakarta (dua KA), Bandung (lima KA), Surabaya (satu KA), serta Cirebon lima KA (lima KA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perjalanan reguler tersebut diberangkatkan dari Stasiun Gambir sebanyak 28 perjalanan. Sedangkan sisanya dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 24 perjalanan," katanya.
Minat masyarakat yang tinggi akan menggunakan moda transportasi KA ini terlihat dari mulai terjual habisnya tiket KA di tanggal-tanggal favorit, yakni 30 Agustus sampai 1 September 2017.
"Berdasarkan data penjualan tiket tanggal 28 Agustus 2017 sampai pukul 13.00 WIB, KA tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah mengalami peningkatan penjualan," terang Suprapto.
KA keberangkatan dari stasiun Gambir yang mencapai okupansi 100 persen untuk keberangkatan Rabu dan Kamis (30 - 31 Agustus 2017), yaitu KA Argo Anggrek Pagi dan Malam tujuan Surabaya Pasarturi, Argo Lawu dan Argo Dwipangga jurusan Solobalapan, KA Sembrani tujuan Surabaya Pasarturi, KA Bima dan Gajayana tujuan Malang, KA Taksaka Pagi dan Malam tujuan Yogyakarta, KA Argo Jati dan Cirebon Ekspres tujuan Cirebon, serta KA Purwojaya tujuan Cilacap.
Adapun, KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen, untuk Keberangkatan Rabu dan Kamis (30 - 31 Agustus 2017) okupansinya sudah mencapai 100 persen, kecuali KA Mataram Premium.
"Tiket yang tersisa pun hanya di kisaran rata-rata 25 persen dari total tiket yang dijual. Sedangkan KA untuk keberangkatan Jumat (1/9) tinggal KA Mataram Premium, KA Gumarang, KA Gaya Baru Malam Selatan Premium, dan KA Menoreh yang tersisa tiketnya," imbuhnya.