Pada periode yang sama, harga minyak mentah dari Minas mencapai US$49,17 per barel atau meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$46,35 per barel.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kenaikan ICP dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia, utamanya Brent dan West Texas Intermediates (WTI) yang merupakan komponen pembentuk ICP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan harga minyak internasional ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) memprediksi permintaan minyak mentah global naik 110 ribu barel per hari hingga akhir tahun nanti ke angka 96,49 juta barel per hari.
Tidak hanya itu, data Baker Hughes Inc menunjukkan bahwa terdapat penurunan aktivitas pengeboran minyak AS sebanyak empat rig per pekan menjadi 954 rig.
Dengan demikian, rata-rata harga ICP sepanjang tahun ini menyentuh US$48,41 per barel, atau naik 29,21 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$37,35 per barel.