RS Mitra Keluarga Kalideres Wajib Restrukturisasi Manajemen

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Rabu, 27/09/2017 17:57 WIB
RS Mitra Keluarga Kalideres Wajib Restrukturisasi Manajemen Restrukturisasi manajemen yang harus dilakukan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, mencakup unsur pimpinan sesuai standar kompetensi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres diberikan sanksi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta karena terbukti belum sepenuhnya mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sanksi tersebut berupa kewajiban restrukturisasi manajemen.

Direktur PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Joyce V. Handayani mengatakan, sanksi ini diberikan kepada PT Ragamsehat Multifita selaku pengelola dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres.

"(Restrukturisasi) ini termasuk unsur pimpinan sesuai standar kompetensi," terang Joyce dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (27/9).


Sanksi ini berkaitan dengan meninggalnya bayi Debora pada awal bulan September di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres.

Manajemen rumah sakit tidak bisa memasukan Debora ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), ketika kondisinya semakin parah. Kala itu, orang tua Debora tidak bisa membayar biaya sebesar Rp19,8 juta.

Selain Dinkes DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Bila mengutip hasil penelusuran IDI, hasilnya menunjukan dokter IGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres telah melakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Dokter IGD telah melakukan tata laksana kegawatdaruratan sesuai dengan standar profesi dan kompetensinya," sambung Joyce.

Sementara itu, restrukturisasi manajemen ini diharuskan selesai satu bulan setelah surat keputusan ini keluar. Tak hanya itu, Dinkes DKI Jakarta juga mewajibkan Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres mengikuti akreditasi rumah sakit.

"Mitra Keluarga Kalideres harus melaksanakan dan lulus akreditasi rumah sakit paling lambat enam bulan setelah ditetapkan keputusan ini," ujar Joyce.

Terkait keputusan ini, manajemen Mitra Keluarga menerimanya dan berkomitmen untuk melaksanakan sanksi yang telah diberikan dalam waktu yang telah ditentukan.

"Perseroan senantiasa memperbaiki layanan rumah sakit agar dapat melayani lebih baik ke depannya," pungkas Joyce.