Direktur Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Pungky Wibowo mengatakan, pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu uang elektronik akan mendapatkan satu keping kartu, tanpa biaya saat hendak memasuki pintu tol.
"Ini khusus yang belum punya ya. Kesadaran dan kejujuran masyarakat sangat diutamakan," ujarnya, mengutip Antara, Selasa (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BI Bakal Atur Starbucks Card Tahun Ini |
Namun demikian, patut diingat, saldo dalam uang elektronik tetap harus dibayar oleh pengguna.
"Itu program dari Badan Usaha Jalan Tol (BPJT) di bawah supervisi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan juga program dari perbankan," terang dia.
Lihat juga:Aturan Uang Elektronik Digugat ke MA |
Pungky berharap, keringanan biaya ini dapat mendorong penggunaan alat bayar uang elektronik di jalan tol, sebelum penerapan 100 persen elektronifikasi pembayaran tol pada 31 Oktober 2017 mendatang.
Hingga 6 Oktober 2017, menurut BPJT, pembayaran non tunai menggunakan uang elektronik pada gerbang tol sudah mencapai 72 persen dari total transaksi pembayaran.
Pembayaran non-tunai juga sudah diaplikasikan pada 36 ruas jalan tol utama yang dikelola 11 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).